20 September
Kasih,
Bayangmu selalu ada..
Ketiadaanmu bagai bernyawa
Padahal kau kita tak penah
duduk berdampingan
Bercanda tawa ringan
Tak pernah
saling nyapa
Bahkan mungkin kau tak mengenal
Tak minat
Tak ingin
Ke-tidak-an lainnya
Itu sangat mungkin
Hanya mata kita pernah saling bertemu
Di simpang jalan
siang hari
pagi hari
Mata kita bertemu
Dan aku sambut dengan
tergetarnya hati
Kasih,
Jiwamu sekarang milik lain
Aku sakit tiap detiknya
Sel-sel dalam tubuh selalu
selalu menjerit
Kasih,
Aku sakit
Aku tak mau sembuh selainmu
Kasih,
Ayo kita bertemu
Menyapa
Saling mengenal
Datanglah dengan hati hampa
Ketika kau mengetuk
Aku pura pura membuka pintu
Dengan biasanya
Dan
Diam-diam
Mengosongkan gelas...
Bayangmu selalu ada..
Ketiadaanmu bagai bernyawa
Padahal kau kita tak penah
duduk berdampingan
Bercanda tawa ringan
Tak pernah
saling nyapa
Bahkan mungkin kau tak mengenal
Tak minat
Tak ingin
Ke-tidak-an lainnya
Itu sangat mungkin
Hanya mata kita pernah saling bertemu
Di simpang jalan
siang hari
pagi hari
Mata kita bertemu
Dan aku sambut dengan
tergetarnya hati
Kasih,
Jiwamu sekarang milik lain
Aku sakit tiap detiknya
Sel-sel dalam tubuh selalu
selalu menjerit
Kasih,
Aku sakit
Aku tak mau sembuh selainmu
Kasih,
Ayo kita bertemu
Menyapa
Saling mengenal
Datanglah dengan hati hampa
Ketika kau mengetuk
Aku pura pura membuka pintu
Dengan biasanya
Dan
Diam-diam
Mengosongkan gelas...
Comments